RSS

Pengertian Komputer

Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut perintah yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.

Secara luas, Komputer dapat didefinisikan sebagai suatu peralatan elektronik yang terdiri dari beberapa komponen, yang dapat bekerja sama antara komponen satu dengan yang lain untuk menghasilkan suatu informasi berdasarkan program dan data yang ada. Adapun komponen komputer adalah meliputi : Layar Monitor, CPU, Keyboard, Mouse dan Printer (sbg pelengkap). Tanpa printer komputer tetap dapat melakukan tugasnya sebagai pengolah data, namun sebatas terlihat dilayar monitor belum dalam bentuk print out (kertas).

Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang memproses informasi" atau "sistem pengolah informasi."

Saat ini, komputer sudah semakin canggih. Tetapi, sebelumnya komputer tidak sekecil, secanggih, sekeren dan seringan sekarang. Dalam sejarah komputer, ada 5 generasi dalam sejarah komputer.

[sunting] Generasi komputer

[sunting] Generasi Pertama

Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali.

Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan Colossus tidak terlalu memengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, Colossus bukan merupakan komputer serbaguna(general-purpose computer), ia hanya didesain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.

Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvard-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.

Perkembangan komputer lain pada masa kini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW.

Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.

Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usaha membangun konsep desain komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur Von Neumann tersebut.

Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.

Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode biner yang berbeda yang disebut "bahasa mesin" (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.

[sunting] Generasi Kedua

Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat memengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis.

Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner.

Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.

Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memprosesinformasi keuangan.

Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam karier baru bermunculan (programmer, analis sistem, dan ahli sistem komputer). Industr piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.

[sunting] Generasi Ketiga

Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.

[sunting] Generasi Keempat

Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.

Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap piranti rumah tangga seperti microwave, oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel injection (EFI) dilengkapi dengan mikroprosesor.

Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.

Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).

IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena memopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga memopulerkan penggunaan piranti mouse.

Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat.

Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk menggali potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Jaringan komputer memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga Local Area Network atau LAN), atau [kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.

[sunting] Generasi Kelima

Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001: Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.

Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhana. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertian manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian ketimbang sekedar menterjemahkan kata-kata secara langsung.

Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi yang semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model non Neumann. Model non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.

Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia.

READ MORE - Pengertian Komputer

Cara Membuat Gambar Bergerak di Bagian Pojok Blog


Setiap kamu membuka blog ini pasti kamu melihat gambar animasi Naruto lagi duel sama Sasuke yang ada di pojok kanan atas, iyakan... saya memilih gambar ini karena saya sedang menyesuaikan blog ini dengan templatenya yang serba Naruto... Kalau kamu mau membuat seperti gambar seperti yang ada di blog saya ini "Cara Membuat Gambar Bergerak di Bagian Pojok Blog" kalau kamu sudah punya gambarnya tinggal kamu taruh aja di photobucket atau di webhosting... kalau kamu mau tau cara membuat gambarnya ikuti cara berikut ini... Sekaligus langsung memasukkannya ke blog kamu...
1. Buatlah gambar animasi kesukaan kamu dengan tool imaging seperti ulead gif animator atau yang lainnya. Jika cara pertama ini terlalu susah, kamu juga bisa langsung cari gambar animasi disini
2. Copy alamat URL dari gambarnya dengan cara "Klik kanan > Copy image Location"
3. Login ke blog kamu
4. Masuk ke menu Layout > Edit HTML
5. Backup template kamu dengan cara Copy Paste ke Notepad
6. Sekarang cari kode ]]> di template kamu
7. Letakkan kode berikut tepat dibawahnya :


8. kode yang berwarna merah menandakan posisi dari gambar, bisa diganti semaumu. Misal :


kiri=left, atas=up, bawah=bottom, kanan=right
9. Setelah itu cari kode di template dan Letakkan kode dibawah ini tepat diatasnya :


10. Gantilah http://aagen-blog.blogspot.com/ dengan nama blogmu
11. Ganti Harree gene belum punya Blog, Ketinggalan zaman loe... dengan kata-kata sesukamu. Kata ini muncul pada saat hendak diklik oleh mouse.
12. Ganti 175 dengan tinggi gambar yang sesuai
13. Ganti
http://www.nonstopgifs.com/animated-gifs/games/games-animated-gif-002.gif dengan alamat URL sumber gambar
14. Ganti 150 dengan lebar gambar yang sesuai
15. Jika selesai mengedit, klik Pratinjau
16. Save Changes atau Save Template
READ MORE - Cara Membuat Gambar Bergerak di Bagian Pojok Blog

Cara memasukan Yahoo! Messenger / YM ke dalam blog atau situs

Akhirnya nemuin juga caranya masukin YMku ke blogku ini...
untuk blog, masuk ke Layout dan edit layout. Tambahkan Widget "HTML script" dimana aja..sesuka kamu..lalu masukan kode ini,,
mmmm......ternyata gak bisa setelah aku coba - coba...aku upload ke ziddu aja ya?
linknya disini

ada yang HARUS DIRUBAH, yaitu "ID" diganti dengan ID yahoo!Messenger anda.Dan ada yang bisa dirubah kok biar lebih menarik...
kan ada kata2 "m=g&t=2" /" di akhir akhir, ada angka "2" itu bisa diganti,,misalnya
untuk 1 hasilnya,



2



3



4



5



6



7



8



9



10



11



12



13



14



15



16



17



18



19



20



21



22



23



24




huufftt...capek...--a
lengkap kan???tinggal pilih..!!:D
READ MORE - Cara memasukan Yahoo! Messenger / YM ke dalam blog atau situs

Cara Memasukkan ShoutBox/ShoutMix Ke Dalam Blog

Cara Memasukkan ShoutBox/ShoutMix Ke Dalam Blog

Views

ShoutBox atau ShoutMix adalah salah satu fitur tambahan yang digunakan untuk menerima pesan dari pengunjung website/blog kamu. ShoutBox bisa dikatakan juga sebagai ‘buku tamu mini’.

Banyak situs-situs yang memberikan pelayanan ini secara gratis. Sebenarnya tidak sepenuhnya gratis, karena situs-situs tersebut pasti ingin mendapatkan keuntungan juga, maka mereka pun meletakkan gambar/banner kecil di blog kamu nanti.

READ MORE - Cara Memasukkan ShoutBox/ShoutMix Ke Dalam Blog

Cara membuat Radio streaming atau radio internet


CARA MEMBUAT RADIO STREAMING MURAH. Sebelum membahas mengenai Cara Membuat Radio Streaming Murah. Sebaiknya terlebih dahulu kita mengetahui mengenai arti dari Radio Streaming itu sendiri. Radio Streaming merupakan evolusi dari radio jaman dahulu yang cara memancarkannya melalui stasiun pemancar radio dan ditangkap melalui pesawat radio, sedangkan Radio Streaming materi audionya ditembakkan melalui jaringan internet sehingga Radio Streaming bisa didengarkan dari seluruh dunia. Memang oke teknologi jaman sekarang!! Setelah anda mengetahui sekilas mengenai arti Radio Streaming, mari kita beralih ke Cara Membuat Radio Streaming Murah.

CARA MEMBUAT RADIO STREAMING MURAH TETAPI BUKAN MURAHAN

Adapun Cara Membuat Radio Streaming Murah ada berbagai versi, tetapi Cara Membuat Radio Streaming Murah yang paling terkenal adalah dengan menggunakan shoutcast. Mengapa demikian? karena shoutcast.com merupakan penyedia software terkemuka dalam hal control panel shoutcast server yang berbasis linux dan windows, sehingga memudahkan anda dalam mengelola shoutcast mulai dari awal hingga akhir.

APA SAJA YANG DIPERLUKAN DALAM MEMBUAT RADIO STREAMING MURAH?

Yang anda perlukan atau yang harus anda sediakan dalam Membuat Radio Streaming Murah adalah :

1. Komputer yang terkoneksi dengan internet (broadband)
2. Kabel dari soundprocessor ke input line in soundcard komputer

MEMBUAT RADIO STREAMING MURAH DENGAN MEMILIH SHOUTCAST HOSTING YANG HANDAL

Setelah mengetahui mengenai CARA MEMBUAT RADIO STREAMING MURAH, saya menyarankan kepada anda dalam hal memilih shoutcast hosting atau radio streaming online yang handal hanya di KLIKHOST.COM. Karena Klikhost.com menggunakan Dedicated Shoutcast Server dengan koneksi IIX (Indonesia Internet Exchange) yang memberikan bandwidth terbaik untuk koneksi di Indonesia dan Internasional up to 100 Mbps

KEUNGGULAN YANG DIMILIKI OLEH KLIKHOST.COM :

1. Klikhost.com menggunakan server khusus untuk shoutcast di gedung cyber Jakarta (IIX)

2. Klikhost.com kelola sendiri server shoutcast kami

3. Lama setup kurang dari 20 menit setelah pembayaran

4. Monitoring berkala

5. Harga dijamin paling murah

6. Bantuan teknis 24 jam via email, YM, telepon, SMS (fast response)

SKEMA CARA MEMBUAT RADIO STREAMING MURAH

Agar lebih jelas mengenai Cara Membuat Radio Streaming Murah, silahkan lihat bagan atau skema Cara Membuat Radio Streaming Murah di bawah ini :

Output dari Sound Processor

v

Komputer

v

Shoutcast Server KlikHost.com

(Gedung Cyber Jakarta)

v

Komputer Pendengar

Berapa harga Membuat Radio Streaming Murah di Klikhost.com?

Berikut ini paket Membuat Radio Streaming Murah yang bisa Anda pilih :

Paket SH-1
Jumlah maksimal pendengar : 100

Bitrate : 16 – 128 kbps (Stereo)

Bandwidth Unmetered

Support MP3 & AAC+

Live Broadcast (YES)

Gratis biaya setup (Remote melalui TeamViewer)

Rp. 50.000/bulan atau Rp. 500.000/tahun


Paket SH-2
Jumlah maksimal pendengar : 200

Bitrate : 16 – 128 kbps (Stereo)

Bandwidth Unmetered

Support MP3 & AAC+

Live Broadcast (YES)

Gratis biaya setup (Remote melalui TeamViewer)

Rp. 100.000/ bulan atau Rp. 1.000.000/tahun


Paket SH-3

Jumlah maksimal pendengar : 300

Bitrate : 16 – 128 kbps (Stereo)

Bandwidth Unmetered

Support MP3 & AAC+

Live Broadcast (YES)

Gratis biaya setup (Remote melalui TeamViewer)

Rp. 150.000/ bulan atau Rp. 1.500.000/tahun


Paket SH-4
Jumlah maksimal pendengar : 500

Bitrate : 16 – 128 kbps (Stereo)

Bandwidth Unmetered

Support MP3 & AAC+

Live Broadcast (YES)

Gratis biaya setup (Remote melalui TeamViewer)

Rp. 250.000/ bulan atau Rp. 2.500.000/tahun


Paket SH-5
Jumlah maksimal pendengar : 1000

Bitrate : 16 – 128 kbps (Stereo)

Bandwidth Unmetered

Support MP3 & AAC+

Live Broadcast (YES)

Gratis biaya setup (Remote melalui TeamViewer)

Rp. 500.000/ bulan atau Rp. 5.000.000/tahun

Nikmati kemudahan mengenai CARA MEMBUAT RADIO STREAMING MURAH, dengan bergabung di Klikhost.com. Selain itu anda akan mendapat berbagai fitur, bonus dan keuntungan-keuntungan lainnya. Semoga artikel mengenai Cara Membuat Radio Streaming Murah ini dapat bermanfaat bagi sobat blogger.


READ MORE - Cara membuat Radio streaming atau radio internet

Not With Me

READ MORE - Not With Me

artikel mikrotikSetting Mikrotik router OS _uacct = “UA-4894110-1″; urchinTracker(); Fasilitas pada mikrotik antara lain sebagai berikut : - Protoko

Setting Mikrotik router OS

_uacct = “UA-4894110-1″;
urchinTracker();

Fasilitas pada mikrotik antara lain sebagai berikut :
- Protokoll routing RIP, OSPF, BGP.
- Statefull firewall
- HotSpot for Plug-and-Play access
- remote winbox GUI admin

Lebih lengkap bisa dilihat di www.mikrotik.com.

Meskipun demikian Mikrotik bukanlah free software, artinya kita harus

MikroTik RouterOS™, merupakan system operasi Linux base yang diperuntuk
kan sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi
penggunanya. Administrasinya bisa dilakukan melalui Windows application
(WinBox). Webbrowser serta via Remote Shell (telnet dan SSH). Selain
itu instalasi dapat dilakukan pada Standard computer PC. PC yang akan
dijadi kan router mikrotikpun tidak memerlukan resource yang cukup besar
untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan
beban yang besar ( network yang kompleks, routing yang rumit dll)
disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai.

membeli licensi terhadap segala fasiltas yang disediakan. Free trial
hanya untuk 24 jam saja. Kita bisa membeli software mikrotik dalam
bentuk CD yang diinstall pada Hard disk atau disk on module (DOM).
Jika kita membeli DOM tidak perlu install tetapi tinggal menancapkan
DOM pada slot IDE PC kita.

Instalasi Mikrotik ada beberapa cara :
1. Instalasi melalui NetInstall via jaringan
2. Instalasi melalui Floppy disk
3. Instalasi melalui CD-ROM.

Kali ini kita akan membahasnya instalasi melalui CD-ROM. Untuk percobaan
ini silahkan download ISOnya di http://adminpreman.web.id/download

Langkah-langkah berikut adalah dasar-dasar setup mikrotik yang
dikonfigurasikan untuk jaringan sederhana sebagai PC Router/Gateway,
Web Proxy, DNS Server, DHCP, Firewall serta Bandwidth Management.
Konfigurasi ini dapat dimanfaatkan untuk membangun jaringan pada
Internet Cafe atau untuk Testing pada Laboratorium Pribadi.

–[2.1]– Topologi Jaringan

Topologi jaringan ini di anggap koneksi Internetnya melalui MODEM
xDSL (ADSL atau SDSL). Dengan catatan konfigurasi IP Publiknya
ditanam didalam MODEM, artinya perlu pula dipilih MODEM yang memiliki
fasilitas seperti Routing, Firewall, dan lain-lain. Semakin lengkap
semakin bagus, namun biasanya harga semakin mahal, yang patut
dipertimbangkan pilihlah MODEM yang memiliki fasilitas Firewall yang
bagus.

Untuk MODEM SDSL, biasanya, IP dibawah NAT, artinya IP nya bukan IP
Publik langsung. Dan umumnya untuk MODEM ADSL, IP Publiknya langsung
ditanam di MODEM itu sendiri.

Saat ini kita anggap IP Publiknya di tanam di MODEM, dimana Interface
PPPoE nya sudah di konfigurasikan dan sudah bisa DIAL ke server RASnya.

Agar memudahkan konfigurasi, perlu dirancang topologi jaringan yang
dikonfigurasi. Sebagai contoh, skema dibawah ini:

a) Skema Jaringan

_(
o–+ ____|
| / | Telpon
| _/ -(
+–[_] Splitter
|
| +—-+
+—| | Modem xDSL
+–*-+
(1)| +—+
| | | (3)
| | +|———+
| +—–+ | |. . . . . |
| a| | | +–|-|-|-|-+
+—|=====| | | | | |
| | | | | | |
| |—+ +-|-|-|–[client 1]
| |b +-|-|————[client 2]
| | +-|———————-[client 3]
L—–J +——–[client n]
(2)

Keterangan skema

(1) = Modem xDSL (Ip Address : 192.168.1.1/24)
(2) = Mikrotik Box dengan 2 ethernet card yaitu a (publik) dan b (local)
(3) = Switch
Untuk sambungan ke Client. Asumsi Client Jumlahnya 20 Client
Range Ip Address : 192.168.0.0/27
Alokasi Ip Client = 192.168.0.1-192.168.0.30
Ip Net ID : 192.168.0.0/27
Ip Broadcast : 192.168.0.31/27

(b) Alokasi IP Address

[*] Mikrotik Box

Keterangan Skema
a = ethernet card 1 (Publik) -> Ip Address : 192.168.1.2/24
b = ethernet card 2 (Local) -> Ip Address : 192.168.0.30/27

Gateway : 192.168.1.1 (ke Modem)

[*] Client
Client 1 – Client n, Ip Address : 192.168.0.n …. n (1-30)

Contoh:
Client 6
Ip Address : 192.168.0.6/27
Gateway : 192.168.0.30 (ke Mikrotik Box)

CATATAN :
Angka dibelakang Ip address ( /27) sama dengan nilai netmasknya
untuk angka (/27) nilainya sama dengan 255.255.255.224.

Untuk Sub Netmask blok ip address Local kelas C, dapat diuraikan
sebagai berikut :

Subnetmask kelas C
——————-
255.255.255.0 = 24 -> 254 mesin
.. .128 = 25 -> 128 mesin
.. .192 = 26 -> 64 mesin
.. .224 = 27 -> 32 mesin
.. .240 = 28 -> 16 mesin
.. .248 = 29 -> 8 mesin
.. .252 = 30 -> 4 mesin
.. .254 = 31 -> 2 mesin
.. .255 = 32 -> 1 mesin

–[2.2]– Persiapan

- Untuk PC Router Siapkan PC, minimal Pentium I, RAM 64, HD 500M
atau pake flash memory 64 – Sebagai Web proxy, Siapkan PC, minimal
Pentium III 450Mhz, RAM 256 Mb, HD 20 Gb. Melihat berapa minimum
RAM dan HD yang dibutuhkan untuk Cache Silahkan lihat
http://adminpreman.web.id/download/Rumus Web Proxy Mikrotik.xls

- Siapkan minimal 2 ethernet card, 1 ke arah luar/Internet dan 1
lagi ke Network local
– Burn Source CD Mikrotik OS masukan ke CDROM.
- Versi mikrotik yang digunakan adalah Mikrotik RouterOS versi 2.9.27

–[3]– Installasi Mikrotik Router
Setelah desain skema jaringan serta perangkat yang dibutuhkan telah
disiapkan, sekarang saatnya kita mulai proses instalasi ini.

–[3.1]– Booting melalui CD-ROM

Atur di BIOS agar, supaya boot lewat CD-ROM, kemudian tunggu beberapa
saat di monitor akan muncul proses Instalasi.

————————————————————————-

ISOLINUX 2.08 2003-12-12 Copyrigth (C) 1994-2003 H. Peter Anvin
Loading linux………………
Loading initrd.rgz………….
Ready
Uncompressing Linux… Ok, booting the kernel

————————————————————————

–[3.2]– Memilih paket software

Setelah proses booting akan muncul menu pilihan software yang
mau di install, pilih sesuai kebutuhan yang akan direncanakan.

Paket yang tersedia di Mikrotik

advanced-tools-2.9.27.npk
arlan-2.9.27.npk
dhcp-2.9.27.npk
gps-2.9.27.npk
hotspot-2.9.27.npk
hotspot-fix-2.9.27.npk
isdn-2.9.27.npk
lcd-2.9.27.npk
ntp-2.9.27.npk
ppp-2.9.27.npk
radiolan-2.9.27.npk
routerboard-2.9.27.npk
routing-2.9.27.npk
routing-test-2.9.27.npk
rstp-bridge-test-2.9.27.npk
security-2.9.27.npk
synchronous-2.9.27.npk
system-2.9.27.npk
telephony-2.9.27.npk
ups-2.9.27.npk
user-manager-2.9.27.npk
web-proxy-2.9.27.npk
webproxy-test-2.9.27.npk
wireless-2.9.27.npk
wireless-legacy-2.9.27.npk

————————————————————————–

Welcome to Mikrotik Router Software Installation

Move around menu using ‘p’ and ‘n’ or arrow keys, select with ’spacebar’.
Select all with ‘a’, minimum with ‘m’. Press ‘i’ to install locally or ‘r’ to
install remote router or ‘q’ to cancel and reboot.

[X] system [ ] lcd [ ] telephony
[ ] ppp [ ] ntp [ ] ups
[ ] dhcp [ ] radiolan [ ] user-manager
[X] andvanced-tools [ ] routerboard [X] web-proxy
[ ] arlan [ ] routing [ ] webproxy-test
[ ] gps [ ] routing-test [ ] wireless
[ ] hotspot [ ] rstp-bridge-test [ ] wireless-legacy
[ ] hotspot [X] security
[ ] isdn [ ] synchronous

————————————————————————–

Umumnya Paket Mikrotik untuk Warnet, Kantor atau SOHO adalah :

a. SYSTEM : Paket ini merupakan paket dasar, berisi Kernel dari
Mikrotik

b. DHCP : Paket yang berisi fasilitas sebagai DHCP Server, DHCP
client, pastikan memilih paket ini jika Anda menginginkan
agar Client diberikan IP address otomatis dari DHCP Server

c. SECURITY : Paket ini berisikan fasilitas yang mengutamakan Keamanan
jaringan, seperti Remote Mesin dengan SSH, Remote via MAC
Address

d. WEB-PROXY : Jika Anda memilih paket ini, maka Mikrotik Box anda telah
dapat menjalan service sebagai Web proxy yang akan menyimpan
cache agar traffik ke Internet dapat di reduksi serta browsing
untuk Web dapat dipercepat.

e. ADVANCED TOOLS : Paket yang berisi Tool didalam melakukan Admnistrasi jaringan,
seperti Bandwidth meter, Scanning, Nslookup, dan lain sebagainya.

–[3.3]– Instalasi Paket

ketik “i” setelah selesai memilih software, lalu akan muncul menu
pilihan seperti ini :

- Do you want to keep old configuration ? [y/n] ketik Y
- continue ? [y/n] ketik Y

Setelah itu proses installasi system dimulai, disini kita tidak
perlu membuat partisi hardsik karena secara otomatis mikrotik akan
membuat partisi sendiri.

—————————————————————————-

wireless-legacy (depens on system):
Provides support for Cisco Aironet cards and for PrismlI and Atheros wireless
station and AP.

Do you want to keep old configuraion? [y/n]:y

Warning: all data on the disk will be erased!

Continue? [y/n]:y

Creating partition……….
Formatting disk…………………………………

Installing system-2.9.27 [################## ]

—————————————————————————

Proses installasi

—————————————————————————

Continue? [y/n]:y

Creating partition…………………..
Formatting disk……………………….

Installed system-2.9.27
Installed advanced-tools-2.9.27
Installed dhcp-2.9.27
Installed security-2.9.27
installed web-proxy-2.9.27

Software installed.
Press ENTER to reboot

——————————————————————————

CATATAN :
Proses Installasi normalnya tidak sampai 15 menit, jika lebih berarti gagal,ulangi
ke step awal. Setelah proses installasi selesai maka kita akan diminta untuk
merestart system, tekan enter untuk merestart system.

–[3.5]– Proses Check system disk

Setelah komputer booting kembali ke system mikrotik, akan ada pilihan untuk
melakukan check system disk, tekan “y”.

—————————————————————————-
Loading system with initrd
Uncompressing Linux… Ok, booting the kernel.
Starting.

It is recomended to check your disk drive for error,
but it may take while (~1min for 1Gb).
It can be done later with “/system check-disk”.
Do you want to do it now? [y/n]
—————————————————————————–

–[3.6]– Proses Instalasi Selesai

Setelah proses instalasi selesai, maka akan muncul menu login dalam modus
terminal, kondisi sistem saat ini dalam keadaan default.

Mikrotik login = admin
Password = (kosong, enter saja)

—————————————————————————
Mikrotik 2.9.27
Mikrotik Login:

MMM MMM KKK TTTTTTTTTTT KKK
MMMM MMMM KKK TTTTTTTTTTT KKK
MMM MMMM MMM III KKK KKK RRRRRR OOOOOO TTT III KKK KKK
MMM MM MMM III KKKKK RRR RRR OOO OOO TTT III KKKKK
MMM MMM III KKK KKK RRRRRR OOO OOO TTT III KKK KKK
MMM MMM III KKK KKK RRR RRR OOOOOO TTT III KKK KKK

MikroTik RouterOS 2.9.27 (c) 1999-2005 http://www.mikrotik.com/

Terminal vt102 detected, using multiline input mode
[admin@Mikrotikl] >

—————————————————————————-

CATATAN :
Konfigurasi Standar untuk mikrotik ada 2 modus, yaitu modus teks dan
modus GUI. Modus Gui ada 2 juga, yaitu Via Browser serta Via Winbox.
Untuk sekarang saya akan bahas via Teks. Karena cepat serta lebih memahami
terhadap sistem operasi ini.

–[4]– Perintah Dasar

Perintah mikrotik sebenarnya hampir sama dengan perintah yang ada dilinux,
sebab pada dasarnya mikrotik ini merupakan kernel Linux, hasil pengolahan
kembali Linux dari Distribusi Debian. Pemakaian perintah shellnya sama,
seperti penghematan perintah, cukup menggunakan tombol TAB di keyboard
maka perintah yang panjang, tidak perlu lagi diketikkan, hanya ketikkan
awal nama perintahnya, nanti secara otomatis Shell akan menampilkan sendiri
perintah yang berkenaan. Misalnya perintah IP ADDRESS di mikrotik. Cukup
hanya mengetikkan IP ADD spasi tekan tombol TAB, maka otomatis shell
akan mengenali dan menterjemahkan sebagai perintah IP ADDRESS.

Baiklah kita lanjutkan pengenalan perintah ini.

Setelah login, cek kondisi interface atau ethernet card.

–[4.1]– Melihat kondisi interface pada Mikrotik Router

[admin@Mikrotik] > interface print
Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R ether1 ether 0 0 1500
1 R ether2 ether 0 0 1500

[admin@Mikrotik]>

Jika interfacenya ada tanda X (disabled) setelah nomor (0,1), maka periksa lagi
etherned cardnya, seharusnya R (running).

a. Mengganti nama interface
[admin@Mikrotik] > interface(enter)

b. Untuk mengganti nama Interface ether1 menjadi Public (atau terserah namanya), maka
[admin@Mikrotik] interface> set 0 name=Public

c. Begitu juga untuk ether2, misalkan namanya diganti menjadi Local, maka
[admin@Mikrotik] interface> set 1 name=Local

d. atau langsung saja dari posisi root direktori, memakai tanda “/”, tanpa tanda kutip
[admin@Mikrotik] > /interface set 0 name=Public

e. Cek lagi apakah nama interface sudah diganti.
[admin@Mikrotik] > /interface print

Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R Local ether 0 0 1500
1 R Public ether 0 0 1500

–[4.2]– Mengganti password default
Untuk keamanan ganti password default
[admin@Mikrotik] > password
old password: *****
new password: *****
retype new password: *****
[admin@ Mikrotik]]>

–[4.3]– Mengganti nama hostname
Mengganti nama Mikrotik Router untuk memudahkan konfigurasi, pada langkah ini
nama server akan diganti menjadi “routerku”

[admin@Mikrotik] > system identity set name=routerku
[admin@routerku]>

–[5]– Setting IP Address, Gateway, Masqureade dan Name Server

–[5.1]– IP Address

Bentuk Perintah konfigurasi

ip address add address ={ip address/netmask} interface={nama interface}

a. Memberikan IP address pada interface Mikrotik. Misalkan Public akan kita gunakan untuk
koneksi ke Internet dengan IP 192.168.1.2 dan Local akan kita gunakan untuk network LAN
kita dengan IP 192.168.0.30 (Lihat topologi)

[admin@routerku] > ip address add address=192.168.1.2
netmask=255.255.255.0 interface=Public comment=”IP ke Internet”

[admin@routerku] > ip address add address=192.168.0.30
netmask=255.255.255.224 interface=Local comment = “IP ke LAN”

b. Melihat konfigurasi IP address yang sudah kita berikan

[admin@routerku] >ip address print
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 ;;; IP Address ke Internet
192.168.0.30/27 192.168.0.0 192.168.0.31 Local
1 ;;; IP Address ke LAN
192.168.1.2/24 192.168.0.0 192.168.1.255 Public
[admin@routerku]>

–[5.2]– Gateway

Bentuk Perintah Konfigurasi

ip route add gateway={ip gateway}

a. Memberikan default Gateway, diasumsikan gateway untuk koneksi internet adalah
192.168.1.1

[admin@routerku] > /ip route add gateway=192.168.1.1

b. Melihat Tabel routing pada Mikrotik Routers

[admin@routerku] > ip route print

Flags: X – disabled, A – active, D – dynamic,
C – connect, S – static, r – rip, b – bgp, o – ospf
# DST-ADDRESS PREFSRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE
0 ADC 192.168.0.0/24 192.168.0.30 Local
1 ADC 192.168.0.0/27 192.168.1.2 Public
2 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.1.1 Public
[admin@routerku]>

c. Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar

[admin@routerku] > ping 192.168.1.1
192.168.1.1 64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
192.168.1.1 64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
2 packets transmitted, 2 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 0/0.0/0 ms
[admin@routerku]>

–[5.3]– NAT (Network Address Translation)

Bentuk Perintah Konfigurasi

ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-inteface={ethernet
yang langsung terhubung ke Internet atau Public}

a. Setup Masquerading, Jika Mikrotik akan kita pergunakan sebagai gateway server maka agar
client computer pada network dapat terkoneksi ke internet perlu kita masquerading.

[admin@routerku] > ip firewall nat add chain=scrnat out-interface=Public action=masquerade
[admin@routerku]>

b. Melihat konfigurasi Masquerading

[admin@routerku] ip firewall nat print
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
0 chain=srcnat out-interface=Public action=masquerade
[admin@routerku]>

–[5.4] Name server

Bentuk Perintah Konfigurasi

ip dns set primary-dns={dns utama} secondary-dns={dns ke dua}

a. Setup DNS pada Mikrotik Routers, misalkan DNS dengan Ip Addressnya
Primary = 202.134.0.155, Secondary = 202.134.2.5

[admin@routerku] > ip dns set primary-dns=202.134.0.155 allow-remoterequests=yes
[admin@routerku] > ip dns set secondary-dns=202.134.2.5 allow-remoterequests=yes

b. Melihat konfigurasi DNS

[admin@routerku] > ip dns print
primary-dns: 202.134.0.155
secondary-dns: 202.134.2.5
allow-remote-requests: no
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 16KiB

[admin@routerku]>

c. Tes untuk akses domain, misalnya dengan ping nama domain

[admin@routerku] > ping yahoo.com
216.109.112.135 64 byte ping: ttl=48 time=250 ms
10 packets transmitted, 10 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 571/571.0/571 ms
[admin@routerku]>

Jika sudah berhasil reply berarti seting DNS sudah benar.

Setelah langkah ini bisa dilakukan pemeriksaan untuk koneksi dari jaringan local. Dan jika
berhasil berarti kita sudah berhasil melakukan instalasi Mikrotik Router sebagai Gateway
server. Setelah terkoneksi dengan jaringan Mikrotik dapat dimanage menggunakan WinBox yang
bisa di download dari Mikrotik.com atau dari server mikrotik kita. Misal Ip address server
mikrotik kita 192.168.0.30, via browser buka http://192.168.0.30. Di Browser akan ditampilkan
dalam bentuk web dengan beberapa menu, cari tulisan Download dan download WinBox dari situ.
Simpan di local harddisk. Jalankan Winbox, masukkan Ip address, username dan password.

–[7]– DHCP Server

DHCP merupakan singkatan dari Dynamic Host Configuration Protocol, yaitu suatu program yang
memungkinkan pengaturan IP Address di dalam sebuah jaringan dilakukan terpusat di server,
sehingga PC Client tidak perlu melakukan konfigurasi IP Addres. DHCP memudahkan administrator
untuk melakukan pengalamatan ip address untuk client.

Bentuk perintah konfigurasi

ip dhcp-server setup
dhcp server interface = { interface yang digunakan }
dhcp server space = { network yang akan di dhcp }
gateway for dhcp network = { ip gateway }
address to give out = { range ip address }
dns servers = { name server }
lease time = { waktu sewa yang diberikan }

Jika kita menginginkan client mendapatkan IP address secara otomatis maka perlu kita setup
dhcp server pada Mikrotik. Berikut langkah-langkahnya :

a. Tambahkan IP address pool

/ip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.0.1-192.168.0.30

b. Tambahkan DHCP Network dan gatewaynya yang akan didistribusikan ke client.
Pada contoh ini networknya adalah 192.168.0.0/27 dan gatewaynya 122.168.0.30

/ip dhcp-server network add address=192.168.0.0/27 gateway=192.168.0.30 dns-server=192.168.0.30
comment=””

c. Tambahkan DHCP Server ( pada contoh ini dhcp diterapkan pada interface Local )

/ip dhcp-server add interface=local address-pool=dhcp-pool

d. Lihat status DHCP server

[admin@routerku] > ip dhcp-server print

Flags: X – disabled, I – invalid

# NAME INTERFACE RELAY ADDRESS-POOL LEASE-TIME ADD-ARP

0dhcp1 Local

Tanda X menyatakan bahwa DHCP server belum enable maka perlu dienablekan terlebih
dahulu pada langkah e.

e. Jangan Lupa dibuat enable dulu dhcp servernya

/ip dhcp-server enable 0

kemudian cek kembali dhcp-server seperti langkah 4, jika tanda X sudah tidak ada berarti
sudah aktif

f. Tes Dari client

Misalnya :
D:>ping www.yahoo.com

–[8]– Transparent Proxy Server

Proxy server merupakan program yang dapat mempercepat akses ke suatu web
yang sudah diakses oleh komputer lain, karena sudah di simpan didalam
caching server.Transparent proxy menguntungkan dalam management client,
karena system administrator tidak perlu lagi melakukan setup proxy di
setiap browser komputer client karena redirection dilakukan otomatis di sisi
server.

Bentuk perintah konfigurasi :
a. Setting web proxy :

- ip proxy set enable=yes
port={ port yang mau digunakan }
maximal-client-connections=1000
maximal-server-connections=1000

- ip proxy direct add src-address={ network yang akan di
NAT} action=allow

- ip web-proxy set parent-proxy={proxy parent/optional}
hostname={ nama host untuk proxy/optional}
port={port yang mau digunakan}
src-address={ address yang akan digunakan untuk koneksi
ke parent proxy/default 0.0.0.0}
transparent-proxy=yes
max-object-size={ ukuran maximal file yang akan disimpan
sebagai cache/default 4096 in Kilobytes}
max-cache-size= { ukuran maximal hardisk yang akan
dipakai sebagai penyimpan file cache/unlimited
| none | 12 in megabytes}
cache-administrator={ email administrator yang akan digunakan
apabila proxy error, status akan dikirim
ke email tersebut}
enable==yes

Contoh konfigurasi
——————-

a. Web proxy setting

/ ip web-proxy
set enabled=yes src-address=0.0.0.0 port=8080
hostname=”proxy.routerku.co.id” transparent-proxy=yes
parent-proxy=0.0.0.0:0 cache-administrator=”support@routerku.co.id”
max-object-size=131072KiB cache-drive=system max-cache-size=unlimited
max-ram-cache-size=unlimited

Nat Redirect, perlu ditambahkan yaitu rule REDIRECTING untuk membelokkan
traffic HTTP menuju ke WEB-PROXY.

b. Setting firewall untuk Transparant Proxy

Bentuk perintah konfigurasi :

ip firewall nat add chain=dstnat
protocol=tcp
dst-port=80
action=redirect
to-ports={ port proxy }

Perintahnya:

——————————————————————————–
/ ip firewall nat
add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports=8080
comment=”” disabled=no
add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=3128 action=redirect to-ports=8080
comment=”” disabled=no
add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=8000 action=redirect to-ports=8080
——————————————————————————–

perintah diatas dimaksudkan, agar semua trafik yang menuju Port 80,3128,8000
dibelokkan menuju port 8080 yaitu portnya Web-Proxy.

CATATAN:
Perintah

/ip web-proxy print { untuk melihat hasil konfigurasi web-proxy}
/ip web-proxy monitor { untuk monitoring kerja web-proxy}

–[9]– Bandwidth Management

QoS memegang peranan sangat penting dalam hal memberikan pelayanan
yang baik pada client. Untuk itu kita memerlukan bandwidth management
untuk mengatur tiap data yang lewat, sehingga pembagian bandwidth menjadi
adil. Dalam hal ini Mikrotik RouterOs juga menyertakan packet software
untuk memanagement bandwidth.

Bentuk perintah konfigurasi:

queue simple add name={ nama }
target-addresses={ ip address yang dituju }
interface={ interface yang digunakan untuk melewati data }
max-limit={ out/in }

Dibawah ini terdapat konfigurasi Trafik shaping atau bandwidth management
dengan metode Simple Queue, sesuai namanya, Jenis Queue ini memang
sederhana, namun memiliki kelemahan, kadangkala terjadi kebocoran bandwidth
atau bandwidthnya tidak secara real di monitor. Pemakaian untuk 10 Client,
Queue jenis ini tidak masalah.

Diasumsikan Client ada sebanyak 15 client, dan masing-masing client diberi
jatah bandwidth minimum sebanyak 8kbps, dan maksimum 48kbps. Sedangkan
Bandwidth totalnya sebanyak 192kbps. Untuk upstream tidak diberi rule,
berarti masing-masing client dapat menggunakan bandwidth uptream secara
maksimum. Perhatikan perintah priority, range priority di Mikrotik sebanyak
delapan. Berarti dari 1 sampai 8, priority 1 adalah priority tertinggi,
sedangkan priority 8 merupakan priority terendah.

Berikut Contoh kongirufasinya.
——————————————————————————–
/ queue simple
add name=”trafikshaping” target-addresses=192.168.0.0/27 dst-address=0.0.0.0/0
interface=all parent=none priority=1 queue=default/default
limit-at=0/64000 max-limit=0/192000 total-queue=default disabled=no
add name=”01″ target-addresses=192.168.0.1/32 dst-address=0.0.0.0/0
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”02″ target-addresses=192.168.0.2/32 dst-address=0.0.0.0/0
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”03″ target-addresses=192.168.0.3/32 dst-address=0.0.0.0/0
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”04″ target-addresses=192.168.0.4/32 dst-address=0.0.0.0/0
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”10″ target-addresses=192.168.0.25/32 dst-address=0.0.0.0/0
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”05″ target-addresses=192.168.0.5/32 dst-address=0.0.0.0/0
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”06″ target-addresses=192.168.0.6/32 dst-address=0.0.0.0/0
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”07″ target-addresses=192.168.0.7/32 dst-address=0.0.0.0/0
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”08″ target-addresses=192.168.0.8/32 dst-address=0.0.0.0/0
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”09″ target-addresses=192.168.0.9/32 dst-address=0.0.0.0/0
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”10″ target-addresses=192.168.0.10/32 dst-address=0.0.0.0/0
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”11″ target-addresses=192.168.0.11/32 dst-address=0.0.0.0/0
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”12″ target-addresses=192.168.0.12/32 dst-address=0.0.0.0/0
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”13″ target-addresses=192.168.0.13/32 dst-address=0.0.0.0/0
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”14″ target-addresses=192.168.0.14/32 dst-address=0.0.0.0/0
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no
add name=”15″ target-addresses=192.168.0.15/32 dst-address=0.0.0.0/0
interface=all parent=trafikshaping priority=1 queue=default/default
limit-at=0/8000 max-limit=0/48000 total-queue=default disabled=no

Perintah diatas karena dalam bentuk command line, bisa juga di copy
paste, selanjutnya di paste saja ke consol mikrotiknya. ingat lihat
dulu path atau direktory aktif. Silahkan dipaste saja, kalau posisi
direktorynya di Root.

——————————————————————-
Terminal vt102 detected, using multiline input mode
[admin@mikrotik] >
——————————————————————

Pilihan lain metode bandwidth manajemen ini, kalau seandainya ingin
bandwidth tersebut dibagi sama rata oleh Mikrotik, seperti bandwidth
256kbps downstream dan 256kbps upstream. Sedangkan client yang akan
mengakses sebanyak 10 client, maka otomatis masing-masing client
mendapat jatah bandwidth upstream dan downstream sebanyak 256kbps
dibagi 10. Jadi masing-masing dapat 25,6kbps. Andaikata hanya 2 Client
yang mengakses maka masing-masing dapat 128kbps.

Untuk itu dipakai type PCQ (Per Connection Queue), yang bisa secara
otomatis membagi trafik per client. Tentang jenis queue di mikrotik
ini dapat dibaca pada manualnya di http://www.mikrotik.com/testdocs/
ros/2.9/root/queue.php.

Sebelumnya perlu dibuat aturan di bagian MANGLE. Seperti :

——————————————————————–
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.0.0/27
action=mark-connection new-connection-mark=users-con
/ip firewall mangle add connection-mark=users-con action=mark-packet
new-packet-mark=users chain=forward
———————————————————————-

Karena type PCQ belum ada, maka perlu ditambah, ada 2 type PCQ ini.
Pertama diberi nama pcq-download, yang akan mengatur semua trafik
melalui alamat tujuan/destination address. Trafik ini melewati
interface Local. Sehingga semua traffik download/downstream yang
datang dari jaringan 192.168.0.0/27 akan dibagi secara otomatis.

Tipe PCQ kedua, dinamakan pcq-upload, untuk mengatur semua trafik upstream
yang berasal dari alamat asal/source address. Trafik ini melewati
interface public. Sehingga semua traffik upload/upstream yang berasal
dari jaringan 192.168.0.0/27 akan dibagi secara otomatis.

Perintah:
————————————————————————-
/queue type add name=pcq-download kind=pcq pcq-classifier=dst-address
/queue type add name=pcq-upload kind=pcq pcq-classifier=src-address
————————————————————————-

Setelah aturan untuk PCQ dan Mangle ditambahkan, sekarang untuk aturan
pembagian trafiknya. Queue yang dipakai adalah Queue Tree, Yaitu:

————————————————————————-
/queue tree add parent=Local queue=pcq-download packet-mark=users
/queue tree add parent=Public queue=pcq-upload packet-mark=users
————————————————————————-

Perintah diatas mengasumsikan, kalau bandwidth yang diterima dari provider
Internet berflukstuasi atau berubah-rubah. Jika kita yakin bahwa bandwidth
yang diterima, misalkan dapat 256kbs downstream, dan 256kbps upstream, maka
ada lagi aturannya, seperti :

Untuk trafik downstreamnya :
————————————————————————
/queue tree add name=Download parent=Local max-limit=256k
/queue tree add parent=Download queue=pcq-download packet-mark=users
————————————————————————-

Dan trafik upstreamnya :
—————————————————————————
/queue tree add name=Upload parent=Public max-limit=256k
/queue tree add parent=Upload queue=pcq-upload packet-mark=users
—————————————————————————

–[10]– Monitor MRTG via Web

Fasilitas ini diperlukan untuk monitoring trafik dalam bentuk grafik, dapat
dilihat dengan menggunakan browser. MRTG (The Multi Router Traffic Grapher)
telah dibuild sedemikian rupa, sehingga memudahkan kita memakainya. Telah
tersedia dipaket dasarnya.

Contoh konfigurasinya

————————————————————————-
/ tool graphing
set store-every=5min
/ tool graphing interface
add interface=all allow-address=0.0.0.0/0 store-on-disk=yes disabled=no
—————————————————————————

Perintah diatas akan menampilkan grafik dari trafik yang melewati interface
jaringan baik berupa Interface Public dan Interface Local, yang dirender
setiap 5 menit sekali. Juga dapat diatur Alamat apa saja yang dapat mengakses
MRTG ini, pada parameter allow-address.

–[11]– Keamanan di Mikrotik

Setelah beberapa Konfigurasi diatas telah disiapkan, tentu tidak lupa kita
perhatikan keamanan dari Mesin gateway Mikrotik ini, ada beberapa fasilitas
yang dipergunakan. Dalam hal ini akan dibahas tentang Firewallnya. Fasilitas
Firewall ini secara pringsip serupa dengan IP TABLES di Gnu/Linux hanya saja
beberapa perintah telah di sederhanakan namun berdaya guna.

Di Mikrotik perintah firewall ini terdapat dalam modus IP, yaitu

[admin@routerku] > /ip firewall

Terdapat beberapa packet filter seperti mangle, nat, dan filter.

————————————————————————-
[admin@routerku] ip firewall> ?

Firewall allows IP packet filtering on per packet basis.

.. — go up to ip
mangle/ — The packet marking management
nat/ — Network Address Translation
connection/ — Active connections
filter/ — Firewall filters
address-list/ –
service-port/ — Service port management
export –
————————————————————————–

Untuk kali ini kita akan lihat konfigurasi pada ip firewall filternya.

Karena Luasnya parameter dari firewall filter ini untuk pembahasan Firewall
Filter selengkapnya dapat dilihat pada manual mikrotik, di

http://www.mikrotik.com/testdocs/ros/2.9/ip/filter.php

Konfigurasi dibawah ini dapat memblokir beberapa Trojan, Virus, Backdoor
yang telah dikenali sebelumnya baik Nomor Port yang dipakai serta Protokolnya.
Juga telah di konfigurasikan untuk menahan Flooding dari Jaringan Publik dan
jaringan Lokal. Serta pemberian rule untuk Access control agar, Rentang
jaringan tertentu saja yang bisa melakukan Remote atau mengakses service
tertentu terhadap Mesin Mikrotik kita.

Contoh Aplikasi Filternya
—————————————————————————–
/ ip firewall filter
add chain=input connection-state=invalid action=drop comment=”Drop Invalid
connections” disabled=no
add chain=input src-address=!192.168.0.0/27 protocol=tcp src-port=1024-65535
dst-port=8080 action=drop comment=”Block to Proxy” disabled=no
add chain=input protocol=udp dst-port=12667 action=drop comment=”Trinoo”
disabled=no
add chain=input protocol=udp dst-port=27665 action=drop comment=”Trinoo”
disabled=no
add chain=input protocol=udp dst-port=31335 action=drop comment=”Trinoo”
disabled=no
add chain=input protocol=udp dst-port=27444 action=drop comment=”Trinoo”
disabled=no
add chain=input protocol=udp dst-port=34555 action=drop comment=”Trinoo”
disabled=no
add chain=input protocol=udp dst-port=35555 action=drop comment=”Trinoo”
disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=27444 action=drop comment=”Trinoo”
disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=27665 action=drop comment=”Trinoo”
disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=31335 action=drop comment=”Trinoo”
disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=31846 action=drop comment=”Trinoo”
disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=34555 action=drop comment=”Trinoo”
disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=35555 action=drop comment=”Trinoo”
disabled=no
add chain=input connection-state=established action=accept comment=”Allow
Established connections” disabled=no
add chain=input protocol=udp action=accept comment=”Allow UDP” disabled=no
add chain=input protocol=icmp action=accept comment=”Allow ICMP” disabled=no
add chain=input src-address=192.168.0.0/27 action=accept comment=”Allow access
to router from known network” disabled=no
add chain=input action=drop comment=”Drop anything else” disabled=no
add chain=forward protocol=tcp connection-state=invalid action=drop
comment=”drop invalid connections” disabled=no
add chain=forward connection-state=established action=accept comment=”allow
already established connections” disabled=no
add chain=forward connection-state=related action=accept comment=”allow
related connections” disabled=no
add chain=forward src-address=0.0.0.0/8 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=forward dst-address=0.0.0.0/8 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=forward src-address=127.0.0.0/8 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=forward dst-address=127.0.0.0/8 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=forward src-address=224.0.0.0/3 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=forward dst-address=224.0.0.0/3 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=forward protocol=tcp action=jump jump-target=tcp comment=””
disabled=no
add chain=forward protocol=udp action=jump jump-target=udp comment=””
disabled=no
add chain=forward protocol=icmp action=jump jump-target=icmp comment=””
disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=69 action=drop comment=”deny TFTP”
disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=111 action=drop comment=”deny RPC
portmapper” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=135 action=drop comment=”deny RPC
portmapper” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=137-139 action=drop comment=”deny NBT”
disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=445 action=drop comment=”deny cifs”
disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=2049 action=drop comment=”deny NFS”
disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=12345-12346 action=drop comment=”deny
NetBus” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=20034 action=drop comment=”deny NetBus”
disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=3133 action=drop comment=”deny
BackOriffice” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=67-68 action=drop comment=”deny DHCP”
disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=69 action=drop comment=”deny TFTP”
disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=111 action=drop comment=”deny PRC
portmapper” disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=135 action=drop comment=”deny PRC
portmapper” disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=137-139 action=drop comment=”deny NBT”
disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=2049 action=drop comment=”deny NFS”
disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=3133 action=drop comment=”deny
BackOriffice” disabled=no
add chain=input protocol=tcp psd=21,3s,3,1 action=add-src-to-address-list
address-list=”port scanners” address-list-timeout=2w comment=”Port
scanners to list ” disabled=no
add chain=input protocol=tcp tcp-flags=fin,!syn,!rst,!psh,!ack,!urg
action=add-src-to-address-list address-list=”port scanners”
address-list-timeout=2w comment=”NMAP FIN Stealth scan” disabled=no
add chain=input protocol=tcp tcp-flags=fin,syn action=add-src-to-address-list
address-list=”port scanners” address-list-timeout=2w comment=”SYN/FIN
scan” disabled=no
add chain=input protocol=tcp tcp-flags=syn,rst action=add-src-to-address-list
address-list=”port scanners” address-list-timeout=2w comment=”SYN/RST
scan” disabled=no
add chain=input protocol=tcp tcp-flags=fin,psh,urg,!syn,!rst,!ack
action=add-src-to-address-list address-list=”port scanners”
address-list-timeout=2w comment=”FIN/PSH/URG scan” disabled=no
add chain=input protocol=tcp tcp-flags=fin,syn,rst,psh,ack,urg
action=add-src-to-address-list address-list=”port scanners”
address-list-timeout=2w comment=”ALL/ALL scan” disabled=no
add chain=input protocol=tcp tcp-flags=!fin,!syn,!rst,!psh,!ack,!urg
action=add-src-to-address-list address-list=”port scanners”
address-list-timeout=2w comment=”NMAP NULL scan” disabled=no
add chain=input src-address-list=”port scanners” action=drop comment=”dropping
port scanners” disabled=no
add chain=icmp protocol=icmp icmp-options=0:0 action=accept comment=”drop
invalid connections” disabled=no
add chain=icmp protocol=icmp icmp-options=3:0 action=accept comment=”allow
established connections” disabled=no
add chain=icmp protocol=icmp icmp-options=3:1 action=accept comment=”allow
already established connections” disabled=no
add chain=icmp protocol=icmp icmp-options=4:0 action=accept comment=”allow
source quench” disabled=no
add chain=icmp protocol=icmp icmp-options=8:0 action=accept comment=”allow
echo request” disabled=no
add chain=icmp protocol=icmp icmp-options=11:0 action=accept comment=”allow
time exceed” disabled=no
add chain=icmp protocol=icmp icmp-options=12:0 action=accept comment=”allow
parameter bad” disabled=no
add chain=icmp action=drop comment=”deny all other types” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=25 action=reject
reject-with=icmp-network-unreachable comment=”Smtp” disabled=no
add chain=tcp protocol=udp dst-port=25 action=reject
reject-with=icmp-network-unreachable comment=”Smtp” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=110 action=reject
reject-with=icmp-network-unreachable comment=”Smtp” disabled=no
add chain=tcp protocol=udp dst-port=110 action=reject
reject-with=icmp-network-unreachable comment=”Smtp” disabled=no
add chain=tcp protocol=udp dst-port=110 action=reject
reject-with=icmp-network-unreachable comment=”Smtp” disabled=no
—————————————————————————–

–[11.1]– Service dan Melihat Service yang Aktif dengan PortScanner

Untuk memastikan Service apa saja yang aktif di Mesin mikrotik, perlu kita
pindai terhadap port tertentu, seandainya ada service yang tidak dibutuhkan,
sebaiknya dimatikan saja.

Untuk menonaktifkan dan mengaktifkan servise, perintah adalah :

Kita periksa dahulu service apa saja yang aktif

———————————————————————————-
[admin@routerku] > ip service
[admin@routerku] ip service> print
Flags: X – disabled, I – invalid
# NAME PORT ADDRESS CERTIFICATE
0 X telnet 23 0.0.0.0/0
1 ftp 21 0.0.0.0/0
2 www 80 0.0.0.0/0
3 ssh 22 0.0.0.0/0
4 www-ssl 443 0.0.0.0/0 none
[admin@routerku] ip service>
———————————————————————————-

Misalkan service FTP akan dinonaktifkan, yaitu di daftar diatas terletak pada
nomor 1 (lihat bagian Flags) maka :

———————————————————————————
[admin@routerku] ip service> set 1 disabled=yes
———————————————————————————

Perlu kita periksa lagi,

———————————————————————————
[admin@routerku] ip service> print
Flags: X – disabled, I – invalid
# NAME PORT ADDRESS CERTIFICATE
0 X telnet 23 0.0.0.0/0
1 X ftp 21 0.0.0.0/0
2 www 80 0.0.0.0/0
3 ssh 22 0.0.0.0/0
4 www-ssl 443 0.0.0.0/0 none
[admin@router.dprd.provinsi] ip service>
———————————————————————————

Sekarang service FTP telah dinonaktifkan.

Dengan memakai tool nmap kita dapat mencek port apa saja yang aktif pada mesin
gateway yang telah dikonfigurasikan.

Perintah : nmap -vv -sS -sV -P0 192.168.0.30

Hasil :

————————————————————————————-
Starting Nmap 4.20 ( http://insecure.org ) at 2007-04-04 19:55 SE Asia Standard Time
Initiating ARP Ping Scan at 19:55
Scanning 192.168.0.30 [1 port]
Completed ARP Ping Scan at 19:55, 0.31s elapsed (1 total hosts)
Initiating Parallel DNS resolution of 1 host. at 19:55
Completed Parallel DNS resolution of 1 host. at 19:55, 0.05s elapsed
Initiating SYN Stealth Scan at 19:55
Scanning 192.168.0.30 [1697 ports]
Discovered open port 22/tcp on 192.168.0.30
Discovered open port 53/tcp on 192.168.0.30
Discovered open port 80/tcp on 192.168.0.30
Discovered open port 21/tcp on 192.168.0.30
Discovered open port 3986/tcp on 192.168.0.30
Discovered open port 2000/tcp on 192.168.0.30
Discovered open port 8080/tcp on 192.168.0.30
Discovered open port 3128/tcp on 192.168.0.30
Completed SYN Stealth Scan at 19:55, 7.42s elapsed (1697 total ports)
Initiating Service scan at 19:55
Scanning 8 services on 192.168.0.30
Completed Service scan at 19:57, 113.80s elapsed (8 services on 1 host)
Host 192.168.0.30 appears to be up … good.
Interesting ports on 192.168.0.30:
Not shown: 1689 closed ports
PORT STATE SERVICE VERSION
21/tcp open ftp MikroTik router ftpd 2.9.27
22/tcp open ssh OpenSSH 2.3.0 mikrotik 2.9.27 (protocol 1.99)
53/tcp open domain?
80/tcp open http MikroTik router http config
2000/tcp open callbook?
3128/tcp open http-proxy Squid webproxy 2.5.STABLE11
3986/tcp open mapper-ws_ethd?
8080/tcp open http-proxy Squid webproxy 2.5.STABLE11
2 services unrecognized despite returning data. If you know the service/version,
please submit the following fingerprints at
http://www.insecure.org/cgi-bin/servicefp-submit.cgi :

==============NEXT SERVICE FINGERPRINT (SUBMIT INDIVIDUALLY)==============
SF-Port53-TCP:V=4.20%I=7%D=4/4%Time=4613A03C%P=i686-pc-windows-windows%r(D
SF:NSVersionBindReq,E,”�x0c�x06×81×84��������”)%r(DNSStatusR
SF:equest,E,”�x0c��x90×84��������”);
==============NEXT SERVICE FINGERPRINT (SUBMIT INDIVIDUALLY)==============
SF-Port2000-TCP:V=4.20%I=7%D=4/4%Time=4613A037%P=i686-pc-windows-windows%r
SF:(NULL,4,”x01���”)%r(GenericLines,4,”x01���”)%r(GetRequest,18,”
SF:x01���x02���d?xe4{x9dx02×1axccx8bxd1Vxb2Fxff9xb0″)%r(
SF:HTTPOptions,18,”x01���x02���d?xe4{x9dx02×1axccx8bxd1Vx
SF:b2Fxff9xb0″)%r(RTSPRequest,18,”x01���x02���d?xe4{x9dx02x
SF:1axccx8bxd1Vxb2Fxff9xb0″)%r(RPCCheck,18,”x01���x02���d?
SF:xe4{x9dx02×1axccx8bxd1Vxb2Fxff9xb0″)%r(DNSVersionBindReq,18,”
SF:x01���x02���d?xe4{x9dx02×1axccx8bxd1Vxb2Fxff9xb0″)%r(
SF:DNSStatusRequest,4,”x01���”)%r(Help,4,”x01���”)%r(X11Probe,4,”
SF:x01���”)%r(FourOhFourRequest,18,”x01���x02���xb9×15&xf1A
SF:]+x11nxf6×9bxa0,xb0xe1xa5″)%r(LPDString,4,”x01���”)%r(LDAP
SF:BindReq,4,”x01���”)%r(LANDesk-RC,18,”x01���x02���xb9×15&
SF:xf1A]+x11nxf6×9bxa0,xb0xe1xa5″)%r(TerminalServer,4,”x01��
SF:0″)%r(NCP,18,”x01���x02���xb9×15&xf1A]+x11nxf6×9bxa0,
SF:xb0xe1xa5″)%r(NotesRPC,18,”x01���x02���xb9×15&xf1A]+x1
SF:1nxf6×9bxa0,xb0xe1xa5″)%r(NessusTPv10,4,”x01���”);
MAC Address: 00:90:4C:91:77:02 (Epigram)
Service Info: Host: routerku; Device: router

Service detection performed. Please report any incorrect results at
http://insecure.org/nmap/submit/ .

Nmap finished: 1 IP address (1 host up) scanned in 123.031 seconds
Raw packets sent: 1706 (75.062KB) | Rcvd: 1722 (79.450KB)

—————————————————————————

Dari hasil scanning tersebut dapat kita ambil kesimpulan, bahwa service dan
port yang aktif adalah FTP dalam versi MikroTik router ftpd 2.9.27. Untuk
SSH dengan versi OpenSSH 2.3.0 mikrotik 2.9.27 (protocol 1.99). Serta Web
proxy memakai Squid dalam versi Squid webproxy 2.5.STABLE11.

Tentu saja pihak vendor mikrotik telah melakukan patch terhadap Hole atau
Vulnerabilities dari Versi Protocol diatas.

–[11.2]– Tool administrasi Jaringan

Secara praktis terdapat beberapa tool yang dapat dimanfaatkan dalam mela
kukan troubleshooting jaringan, seperti tool ping, traceroute, SSH, dll.
Beberapa tool yang sering digunakan nantinya dalam administrasi sehari-hari
adalah :

o Telnet
o SSH
o Traceroute
o Sniffer

a. Telnet
Perintah remote mesin ini hampir sama penggunaan dengan telnet yang ada
di Linux atau Windows.

[admin@routerku] > system telnet ?

Perintah diatas untuk melihat sekilias paramater apa saja yang ada. Misalnya
mesin remote dengan ip address 192.168.0.21 dan port 23. Maka

[admin@routerku] > system telnet 192.168.0.21

Penggunaan telnet sebaiknya dibatasi untuk kondisi tertentu dengan alasan
keamanan, seperti kita ketahui, packet data yang dikirim melalui telnet
belum di enskripsi. Agar lebih amannya kita pergunakan SSH.

b. SSH
Sama dengan telnet perintah ini juga diperlukan dalam remote mesin, serta
pringsipnya sama juga parameternya dengan perintah di Linux dan Windows.

[admin@routerku] > system ssh 192.168.0.21

Parameter SSH diatas, sedikit perbedaan dengan telnet. Jika lihat helpnya
memiliki parameter tambahan yaitu user.

——————————————————————————
[admin@routerku] > system ssh ?
The SSH feature can be used with various SSH Telnet clients to securely connect
to and administrate the router


user — User name
port — Port number

[admin@routerku] >
——————————————————————————

Misalkan kita akan melakukan remote pada suatu mesin dengan sistem
operasinya Linux, yang memiliki Account, username Root dan Password
123456 pada Address 66.213.7.30. Maka perintahnya,

—————————————————————————–
[admin@routerku] > system ssh 66.213.7.30 user=root
root@66.213.7.30’s password:
—————————————————————————-

c. Traceroute

Mengetahui hops atau router apa saja yang dilewati suatu packet sampai packet
itu terkirim ke tujuan, lazimnya kita menggunakan traceroute. Dengan tool ini
dapat di analisa kemana saja route dari jalannya packet.

Misalkan ingin mengetahui jalannya packet yang menuju server yahoo, maka:

—————————————————————————-
[admin@routerku] > tool traceroute yahoo.com ADDRESS STATUS
1 63.219.6.nnn 00:00:00 00:00:00 00:00:00
2 222.124.4.nnn 00:00:00 00:00:00 00:00:00
3 192.168.34.41 00:00:00 00:00:00 00:00:00
4 61.94.1.253 00:00:00 00:00:00 00:00:00
5 203.208.143.173 00:00:00 00:00:00 00:00:00
6 203.208.182.5 00:00:00 00:00:00 00:00:00
7 203.208.182.114 00:00:00 00:00:00 00:00:00
8 203.208.168.118 00:00:00 00:00:00 00:00:00
9 203.208.168.134 timeout 00:00:00 00:00:00
10 216.115.101.34 00:00:00 timeout timeout
11 216.115.101.129 timeout timeout 00:00:00
12 216.115.108.1 timeout timeout 00:00:00
13 216.109.120.249 00:00:00 00:00:00 00:00:00
14 216.109.112.135 00:00:00 timeout timeout
——————————————————————————

d. Sniffer

Kita dapat menangkap dan menyadap packet-packet yang berjalan
di jaringan kita, tool ini telah disediakan oleh Mikrotik yang berguna
dalam menganalisa trafik.

—————————————————————————-
[admin@routerku] > tool sniffer
Packet sniffering

.. — go up to tool
start — Start/reset sniffering
stop — Stop sniffering
save — Save currently sniffed packets
packet/ — Sniffed packets management
protocol/ — Protocol management
host/ — Host management
connection/ — Connection management
print –
get — get value of property
set –
edit — edit value of property
export –
—————————————————————————-

Untuk memulai proses sniffing dapat menggunakan perintah Start, sedangkan
menghentikannya dapat menggunaka perintah Stop.

[admin@routerku] > tool sniffer start

Proses sniffing sedang dikerjakan, tunggu saja beberapa lama, kemudian
ketikkan perintah stop jika ingin menghentikannya. Melihat hasil packet
yang ditangkap dapat menggunakan perintah print, untuk mengeksportnya
dalam bentuk file dapat digunakan perintah export.

–[12]– Kesimpulan

Untuk pemakaian jaringan berskala Kecil-menengah produk dari Latvia ini,
dapat menjadi pilihan, saya disini bukan untuk mempromosikan Produk ini.
Namun sebagai gambaran, bagaimana memanfaatkan produk ini untuk berbagai
keperluan, lagipula sebagai alternatif dari produk sejenis yang harganya
cenderung mahal.

Dengan Mikrotik yang saat ini sedang populernya diterapkan pada berbagai
ISP Wireless, Warnet-warnet serta beberapa Perusahaan. Maka Administrasi
Sistem Jaringan dapat lebih mudah dan sederhana. Yang jelas untuk sekedar
memanfaatkan fasilitas Routing saja, PC TUA anda dapat digunakan.

Mudah-mudahan paparan diatas dapat membantu pembaca dalam memahami, apa
dan bagaimana mikrotik ini.

–[13]– Referensi

Artikel ini merupakan kompilasi dari berbagai sumber

1. Web Blog
- http://dhanis.web.id
- http://okawardhana.web.id
- http://harrychanputra.web.id

2. Website
- http://www.cgd.co.id
- http://www.ilmukomputer.org
- http://www.mikrotik.com
- http://www.mikrotik.co.id
- http://forum.mikrotik.com

oO Using no way as a way, Using no limitations as a limitation Oo

Salam dan terimakasih,
r0t0r
———————————————————————–
Copyleft Unreserved by Law 1995 – 2007 Kecoak Elektronik Indonesia

http://www.kecoak-elektronik.net

.L.A.M.P.I.R.A.N.

Daftar Port dan Protocol berbagai jenis Trojan, Backdoor, Virus.
daftar ini dapat saja tidak berlaku, atau dapat pula perlu ditambah
seiring perkembangan Malware tersebut. Update terus Filter Rule
mesin mikrotik anda.

########## Pembatasan Brute Force #################################
/ ip firewall filter
add chain=input protocol=tcp dst-port=22 connection-limit=1,32
action=add-src-to-address-list address-list=ssh_logins
address-list-timeout=2m comment=”” disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=22 src-address-list=!ssh_logins
action=accept comment=”” disabled=no
add chain=forward src-address=192.168.1.10 protocol=tcp src-port=21
content=”password incorrect” action=add-dst-to-address-list
address-list=ftp_logins address-list-timeout=1m comment=”” disabled=no
add chain=forward src-address-list=ftp_logins action=drop comment=”” disabled=no
########################################################################

Pemblokiran beberapa URL tertentu dapat dilakukan pada mikrotik.
Jika paket web-proxy telah terinstall dan web-proxynya juga telah
dikonfigurasi, maka perintah dibawah ini dapat disertakan.

READ MORE - artikel mikrotikSetting Mikrotik router OS _uacct = “UA-4894110-1″; urchinTracker(); Fasilitas pada mikrotik antara lain sebagai berikut : - Protoko

software winbox filezilla

mau download winbox filezilla klik disini
READ MORE - software winbox filezilla

software aplikasi filezilla server

mw download klik disini
READ MORE - software aplikasi filezilla server

software aplikasi filezilla client

mw download klik disini
READ MORE - software aplikasi filezilla client

prigram winbox

download aplikasi winbox yuk.....klik disini
READ MORE - prigram winbox
mw download mikrotik klik disini
READ MORE -
mau download router versi 9.2 klik disini
READ MORE -